MY Kidney

Kuesioner

DIIT MAKANAN

  • Mengapa Anda membutuhkan makanan berprotein tinggi?
  • Mengapa Anda perlu membatasi beberapa jenis makanan?
  • Bagaimana penduan pola makan yang sehat selama Anda sedang menjalani terapi Dialisis Peritoneal?

Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk tetap sehat dan melawan infeksi. Selama terapi Dialisis Peritoneal, sejumlah protein dapat hilang bersama cairan dialisis yang dikeluarkan. Oleh karena itu, pasien perlu mengonsumsi lebih banyak protein untuk menggantikan yang hilang selama proses dialisis.

  • Semakin tinggi kandungan dextrose dalam cairan dialisis (4.25%), semakin besar jumlah protein yang hilang.
  • Infeksi seperti peritonitis dapat meningkatkan kehilangan protein secara signifikan.
  • Disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein, terutama protein hewani seperti daging, ikan, ayam, keju, dan telur.

Beberapa produk sisa dalam darah tidak dapat terbuang sepenuhnya melalui Dialisis Peritoneal. Oleh karena itu, asupan makanan sehari-hari perlu dibatasi untuk mencegah akumulasi zat-zat tersebut dalam tubuh, yang dapat membahayakan kesehatan.

Produk sisa tersebut antara lain:

  • Fosfor
  • Kalium
  • Natrium

Fosfor

Jika ginjal tidak dapat mengeluarkan kelebihan fosfor, maka fosfor akan menumpuk dalam tubuh. Dalam jangka panjang, kadar fosfor yang tinggi dalam darah dapat membuat tulang rapuh dan mudah patah. Fosfor banyak ditemukan dalam kacang-kacangan, ikan, dan produk susu.

Kalium

Kalium adalah elektrolit penting untuk fungsi saraf dan otot. Namun, ginjal yang tidak berfungsi dengan baik sulit membuang kelebihan kalium. Baik kelebihan maupun kekurangan kalium dapat menyebabkan otot lemah dan kram, sementara kadar kalium yang terlalu tinggi berisiko membahayakan jantung.

Anda perlu berhati-hati bila mengkonsumsi buah-buahan dan sayur- sayuran hijau yang mengandung banyak kalium seperti pisang, jambu biji, pepaya, tomat, kentang dan kacang-kacangan. Jangan mengkonsumsi garam diet yang mengandung banyak kalium.

Natrium

Natrium adalah elektrolit yang berperan dalam mengontrol keseimbangan cairan dan tekanan darah. Pada ginjal yang tidak berfungsi, kelebihan natrium tidak dapat dikeluarkan, sehingga tetap tertahan dalam tubuh bersama air. Konsumsi natrium dan garam yang berlebihan dapat menyebabkan retensi cairan dan meningkatkan tekanan darah.

Karbohidrat

Saat menjalani terapi Dialisis Peritoneal, tubuh Anda mendapatkan kalori dari makanan yang dikonsumsi serta dari cairan dialisis yang dimasukkan ke dalam rongga peritoneal. Cairan dialisis ini mengandung glukosa, yaitu sejenis gula yang juga berkontribusi sebagai sumber energi bagi tubuh.

HINDARI:

  • Lemak hewani, mentega & krim.
  • Susu full cream.
  • Daging pedas, daging yang diasinkan & ayam dengan kulit
  • Keju potong

DIANJURKAN:

  • Minyak nabati & margarin tawar
  • Susu tanpa lemak
  • Daging tampak lemak, ikan, ayam tanpa kulit
  • Keju oles

Sebaiknya makanan yang Anda konsumsi harus mengandung BANYAK:

  • Protein
  • Serat

Sebaiknya makanan yang Anda konsumsi harus SEDIKIT mengandung:

  • Fosfor, kalium dan natrium tinggi
  • Asupan garam dan cairan
  • Gula dan lemak