Masalah dan Cara Mengatasinya
- Bagaimana tindakan yang harus Anda ambil jika cairan yang keluar berwarna merah muda atau merah?
- Apa langkah yang perlu dilakukan jika cairan yang keluar berwarna kuning tua namun tetap jernih?
- Apa yang harus dilakukan jika peralatan steril Anda terpapar kontaminasi?
- Bagaimana cara menangani kebocoran yang terjadi saat proses pergantian?
- Apa yang sebaiknya Anda lakukan jika cairan tidak dapat masuk ke rongga peritoneal?
- Bagaimana langkah yang perlu diambil jika cairan tidak bisa dikeluarkan dari rongga peritoneal?
- Apa tindakan yang harus dilakukan jika cairan yang keluar tampak keruh?
- Bagaimana langkah yang harus Anda ambil jika cairan keluar melalui area keluarnya kateter?
- Apa yang harus dilakukan saat Anda mengalami sakit perut?
- Bagaimana sebaiknya Anda bertindak jika mengalami demam?
- Apa langkah yang harus Anda ambil ketika mengalami sakit kepala?
- Bagaimana seharusnya Anda bertindak jika kaki Anda mengalami pembengkakan?
- Apa tindakan yang perlu diambil jika area sekitar keluarnya kateter terasa nyeri?
- Bagaimana cara menangani kondisi jika Anda mengalami diare atau muntah?
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
Karena menstruasi. | Masalah ini umumnya akan sembuh dengan sendirinya tanpa menimbulkan komplikasi. Namun, jika keluhan berlanjut, segera konsultasikan dengan dokter Anda. |
Mengangkat beban berat | Sebisa mungkin hindari mengangkat beban berat dan segera kunjungi unit dialisis untuk pemeriksaan lebih lanjut. |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
| Cairan dibiarkan berada di dalam rongga peritoneum selama beberapa jam, misalnya saat pergantian pertama di pagi hari. | Anda tidak perlu khawatir (jika berlanjut, kunjungi unit dialisis Anda) |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
Anda tanpa sengaja menyentuh atau menjatuhkan konektor atau exit port dari sistem TwinBag Anda. | Hindari penggunaan peralatan tersebut, segera buang dan gantilah dengan yang baru. |
| Bagian steril dari transfer set terkena kontaminasi. | Tutup klem pada transfer set secepatnya, lalu segera kunjungi unit dialisis untuk melakukan penggantian transfer set. |
| Anda menyentuh atau menjatuhkan bagian steril dari MiniCap. | Jangan dipakai kembali, segera buang dan gunakan peralatan yang baru. |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
|
Anda tanpa sengaja merusak salah satu bagian dari sistem TwinBag. |
Hindari penggunaan peralatan tersebut, segera buang dan gantilah dengan yang baru. |
| “Transfer set” Anda rusak. | Tutup twist clamp pada transfer set secepatnya, pasang MiniCap baru, lalu ganti dengan TwinBag yang baru. Ikuti arahan dari perawat dan segera kunjungi unit dialisis Anda. |
| Konektor titanium dan “transfer set” tidak tersambung dengan baik. | Segera tutup twist clamp pada transfer set, pasang klem merah pada transfer line, dan segera kunjungi unit dialisis untuk penanganan lebih lanjut. |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
Anda tidak melepaskan klem pada selang pengisian. | Buka klem. |
| Anda tidak mematahkan “frangible” (plastik hijau dalam selang pengisian). | Anda dapat mematahkan “frangible” bahkan pada saat sudah terhubun |
| Anda tidak membuka “twist clamp” pada “transfer set”. | Buka “twist clamp” pada “transfer set” (jika masalah berlanjut hubungi unit dialisis Anda). |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
|
“Twist clamp” pada “transfer set” tidak terbuka |
Buka “twist clamp” pada “transfer set” |
| Anda mengalami konstipasi | Minum laksatif sesuai yang diresepkan dokter dan Anda harus sering mengubah posisi Anda. Jangan lupa untuk mengkonsumsi makanan kaya serat. Jika konstipasi berlanjut segera hubungi dokter Anda |
| Kateter atau “transfer set” terlipat | Rapikan kembali kateter dan “transfer set” Anda. |
| Posisi kateter tidak pada tempatnya | Anda harus sering mengubah posisi (dari satu sisi ke sisi lain dan dari berdiri ke duduk). Jika masalah berlanjut SEGERA kunjungi unit dialisis Anda. |
| Saluran atau kateter terlipat | Periksa saluran/kateter ini dan pastikan tidak ada hambatan (jika masalah berlanjut, Anda tidak boleh memasukkan cairan baru dan SEGERA kunjungi unit dialisis Anda |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
|
Terjadi peritonitis. |
Simpan kantong yang berisi cairan keruh tersebut, jangan dibuang, Anda harus segera membawanya ke rumah sakit sehingga dapat diambil contoh untuk analisis laboratorium dan mengidentifikasi kuman penyebab infeksi. Lakukan apa yang dianjurkan dokter dan perawat Anda. |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
|
Area exit site belum sembuh betul. |
Tutup exit site dengan kasa steril dan segera kunjungi unit CAPD Anda. Jangan melakukan pergantian cairan |
| Terjadi infeksi pada exit site. |
Segera kunjungi unit dialisis Anda. |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
|
Peritonitis |
Jika cairan di dalam kantong keruh, SEGERA kunjungi unit dialisis Anda. Jika cairan di dalam kantong tidak keruh, tetapi Anda demam, SEGERA kunjungi unit dialisis Anda. |
| Luka di sekitar kateter belum benar-benar sembuh |
Kunjungi unit dialisis Anda. Mungkin Anda membutuhkan pengobatan sampai luka benar-benar sembuh. |
| Bila rasa sakit timbul di akhir proses pengeluaran cairan, mungkin ujung kateter menyentuh peritoneum atau mungkin kateter tersangkut di omentum karena tekanan yang ada selama proses pengeluaran cairan ini |
Kurangi kecepatan pengeluaran cairan dengan menutup sebagian transfer set di akhir proses pengeluaran cairan. |
| Konstipasi |
Berkonsultasilah dengan ahli gizi untuk memastikan bahwa pola makan Anda sudah benar. Berkonsultasilah dengan dokter Anda, karena kemungkinan Anda membutuhkan laksatif bila hal ini sering terjadi. |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
|
Peritonitis |
Jika cairan di dalam kantong keruh, SEGERA kunjungi unit dialisis Anda. Jika cairan di dalam kantong tidak keruh, tetapi Anda demam, SEGERA kunjungi unit dialisis Anda |
| Infeksi pada exit site |
Periksa exit site Anda. Jika kemerahan, mengeluarkan nanah, bengkak, atau sakit, kunjungi unit dialisis Anda untuk pengobatan awal yang tepat. Infeksi pada exit site dapat berlanjut menjadi peritonitis, karenanya sangatlah penting untuk memonitor penampakan cairan yang dikeluarkan |
| Flu, demam, atau infeksi saluran kemih |
Jika Anda tidak mengalami gejala infeksi pada exit site ataupun peritonitis, mungkin Anda mengalami flu, demam, infeksi saluran kemih atau infeksi lainnya. Untuk itu Anda harus mengunjungi unit dialisis untuk mendapatkan pengobatan yang tepat |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
|
Peningkatan tekanan darah |
Sakit kepala kemungkinan disebabkan oleh kenaikan tekanan darah. Periksa tekanan darah Anda dan catat hasilnya pada catatan harian seperti yang diinstruksikan oleh perawat Anda. Kunjungi unit dialisis Anda |
| Penurunan tekanan darah |
Periksa berat badan dan tekanan darah Anda. Jika hasil pemeriksaan keduanya rendah, bisa saja disebabkan oleh dehidrasi, atau dosis terapi antihipertensi yang Anda terima melebihi dari yang Anda butuhkan. Jika hal ini terjadi kunjungi unit dialisis karena Anda mungkin perlu penyesuaian dosis dialisis dan atau pengobatan Anda |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
|
Banyak cairan tertahan di dalam tubuh Anda |
Periksa berat badan dan tekanan darah Anda. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kenaikan, maka Anda perlu:
|
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
|
Infeksi pada exit site |
Periksalah exit site Anda. Jika exit site merah, bernanah, bengkak, atau nyeri, segera kunjungi unit dialisis Anda untuk mendapatkan pengobatan awal yang tepat. Infeksi pada exit site dapat berlanjut menjadi peritonitis, karenanya sangatlah penting untuk memonitor penampakan dari cairan yang dikeluarkan. |
| Infeksi di sekitar exit site |
Jaga agar kateter tetap pada posisi yang benar dan tetap pada tempatnya setiap saat. Iritasi dapat menyebabkan infeksi pada exit site |
| Infeksi di dalam tunnel kateter |
Periksa “tunnel kateter” anda. Jika bengkak atau berwarna merah, segera kunjungi unit dialisis Anda. |
| Kemungkinan Penyebab | Apa yang harus Anda lakukan? |
|
Terjadi peritonitis |
Jika cairan di dalam kantong keruh, SEGERA kunjungi unit dialisis Anda |
| Anda memakan sesuatu yang kurang/tidak cocok untuk tubuh atau pencernaan |
Jika Anda mengalami diare, SEGERA kunjungi unit dialisis Anda |
| Dialisis yang tidak mencukupi |
Lakukan dialisis sesuai dengan dosis yang ditetapkan untuk Anda (setidaknya 4 kali pergantian per hari). Jika Anda sudah mengikutinya, kunjungi unit dialisis untuk penyesuaian dosis dialisis Anda |